just another random blog
yeeyy !! sweet sixteen !!
sudah lama kutunggu-tunggu ^^
akhirnya 13052010 datang jugaaa ~
Minna ~
Ohisashiburi desu ne ^^
Genki desu ka??
Hehe
Kali ini aku bakalan bahas tentang para Penjaga 4 Penjuru Mata Angin yang ada di mitologi Jepang. Lho? Kok tiba-tiba bahas ini? Hehe... Habis baca manga Detective Conan nih... Judul Chapternya (in English) "The Azure Dragon" , "Vermilion Bird", "White Tiger", dan "Black Tortoise". Jadi keinget sama mereka deh. Seiryuu, Suzaku, Byakko, dan Genbu.
Nah, aku jelasin satu-satu yaa...
1. Seiryuu - The Azure Dragon
Suzaku, sang penjaga Selatan. Dilambangkan dengan burung berwarna merah. Burung Suzaku itu burung yang mulia dalam segala hal. Kadang-kadang, sih, Suzaku dikaitkan dengan burung Phoenix karena mereka sama-sama berwarna merah dan identik dengan api. Hmm...
Dari arah Barat, Kyoto dijaga oleh Byakko. Dilambangkan dengan harimau berwarna putih.
Nah, kalo di arah utara, Kyoto dijaga oleh Genbu. Genbu ini adalah Kura-Kura *atau penyu* berwarna Hitam. Elemennya air dan melambangkan musim dingin.I've never been this happy before
Until you came to me and smiled at me
I've never felt this feelings before
Until you shared your tears and laugh to me
You make me realized something
Something I couldn't describe
You taught me one thing
Which I say it love
But then I realized
That you didn't feel the same way
You have already got
Someone who can put your tears away
I know this is the right time to forget you
After one year long struggling with this crush
So why do I still have this feelings ?
I just want them to end
But what should I do
When they keep cominhg back again ?
They won't go away
No matter how hard I try
I don't know what am I supposed to do
I cannot tell you
Because I know that you'll just turn and walk away
So I'd rather break down and cry
[mode bahasa-inggris-awut-awutan dinyalakan]
Yea,,,
well...
Good afternoon all :)
how's it going ?
hmm...
this month,,
there is a special schedule for my English Class ...
I bet,
all my friends will like it :)
February's Schedule : IceBreaker
the task is so simple ~> we have to make a game, or song, or else, to be an icebreaker.
What is icebreaker ??
Yea,, i don't know what exactly it is, but i think it's a kind of activity which can make the students feel happy and not bored with all stressing school lesson. Just like an intermezzo for us, but it doesn't out of the lesson we study.
[mode bahasa-inggris-awut-awutan dimatikan]
saya kehabisan kosakata =.=
oke, oleh karena itu saya berencana untuk memposting kegiatan icebreaker yang dibuat teman-teman saya mulai minggu depan..
termasuk icebreaker gak mutu yang saya ambil dari buku.
oke well,,
segitu dulu dari saya kali ini.
maaf gak mutu banget.
konnichiwa
is this thing on? okay.
ehem.
Siangg semuaaaa ~
so how is it going ??
[mode semi formal dinyalakan]
long time no post,,
lagi sibukk ..
sibukk meratapi nasib rapor sayaa ... (halah)
asal anda tahu inii rapor TERJELEK saya seumurr hidup !!
oh my gosh !!
SMA ini bener* masa keterpurukan saya ..
kecuali untuk mata pelajaran Bahasa Inggris (8,**), English Conversation (9,**), dan Bahasa Jerman (8,**) yang lain nyaris tidak lolos KKM . WTH !!
yasudah,,
back to topic.
anda tidak perlu ikut menangisi rapor saya kan ?
:P
anyway,
mungkin anda agak sedikit bingung dengann cara menulis saya,, gaya bahasa yang saya gunakan..
saya memang orangnya moody...
haha
jadi ya,,
bagaimana cara menulis saya pun tergantung mood ...
hahaha
CUT !! BACK TO TOPIC !!
ehem...!
oke,
topik hari ini :
Pokémon Shiny Gold
Mungkin banyak dari kalian yang tahu dan pernah memainkan Game Pokémon Shiny Gold di GBA. Copyright game ini menunjukkan kalo Shiny Gold mulai dipasarkan tahun 2008. Well, udah lama ya =.=
but that doesn't matter for me.
yeah...
akhir-akhir ini saya mulai terobsesi untuk menamatkan game ini (are u kidding me? there's no end for this game...) yaelah, salah dikit aja.. Maksudnya,, mendapatkan gelar Pokémon League Champion. Walaupun kali ini saya baru sampai di Victory Road.
well,
saya memainkan game ini di laptop saya,, berkat usaha saya mati-matian minta download-in gratis dari teman. (he copied it together with the emulator too. thanks bro !)
Di game ini saya memilih karakter cewek. Dalam anime-nya, karakter ini mungkin yang bernama Crystal (and that's the name i use for my character. not creative, i know) dan (lagi-lagi saya sesuaikan anime-nya) saya pilih Chikorita sebagai partner Pokémon nya.
Tapi cerita di game ini berbeda dengan di anime-nya, dan saya kecewa karenanya. Mungkin di Game Pokémon versi lain ada yang menampilkan Crystal juga? Dengan cerita yang sama dengan anime nya? Ada yang tahu? Saya malas mendownload satu per satu game itu.
Awalnya saya merasa kesulitan memainkan game ini. Karena banyak sekali teka-teki dalam cave supaya kita dapat keluar. Saya berkali-kali gagal sampai di depan Mahogany Gym Leader karena Slippery floor-nya benar-benar frustating !!
Hate Zel !! (eh enggak deh. Without him this game will never created.)
Well, mungkin anda-anda semua yang punya IQ di atas saya bisa memecahkan rute di Slippery Floor dengan mudah =.=a
Kesulitan lain ada di Victory Road. Saya pernah memainkan Pokémon LeafGreen, dan Victory Road - nya tidak se ribet ini. Sumpah ribet banget ! [Kemlinthi mode dinyalakan] But for me, semakin frustating game-nya, semakin puas saya saat menyelesaikannya. [Kemlinthi mode dimatikan]
Saya belum bisa komen tentang Pokemon League-nya, karena as u know, saya belum sampai ke situ ...
u should try this game guys.
It is so fun (and frustating) ..
And this is the free download link .
Dan kalau kalian perlu guide atau walkthrough nya,, bisa dilihat di sini.
Oya,, saya lupa. Anda tidak bisa memainkannya tanpa emulator, ya?
anda bisa download emulatornya dengan mengklik link ini
[mode semi formal dimatikan]
ookkkeeehh ~~
semuaa...
makasii bagii yang uda bacaa.............
hhew ...
and see u in the next post !!
siangg !!!
Konichiwaa minna-saaannn :))
dapet lirik lagu bagus nih..
udah setaun lalu sihh...
gapapa deh di post ajjaa :))'
Judulnya "Who Will I Be" milik Demi Lovato :)
Cekidot xD
Whooo...
Yeah.Yeah.Yeah.Yeah!
How to choose?
Who to be?
Well, let's see
There are so many choices now.
Play guitar, be a movie star.
In my head, a voice says
Why not, try everything?
Why stop, reach for any dream?
I can rock, cause it's my life.
And now's the time
Who will I be?
It's up to me
All the never ending possibilities
That I can see
There's nothing that I can't do
Who will I be?
Yes, I believe
I get to make the future what I want to
If I can become anyone and know the choice is up to me
Who will I be?
Yeah yeah...
If I decide,
I'm the girl to change the world
I can do it any time.
Opportunity right in front of me
And the choice is all mine
Why not, try everything?
Why stop, reach for any dream?
I can rock, cause it's my life.
And now's the time
Who will I be?
It's up to me
All the never ending possibilities
That I can see
There's nothing that I can't do
Who will I be?
Yes, I believe
I get to make the future what I want to
If I can become anyone and know the choice is up to me
Who will I be?
I wanna find the who I am inside.
Who will I be?
I wanna show the, the way that I can shine...
Yeah... Oh yeah... yeah...
Who will I be?
It's up to me
All the never ending possibilities
That I can see
There's nothing that I can't do
Who will I be?
Yes, I believe
I get to make the future what I want to
If I can become anyone and know the choice is up to me
Who will I be?
Whooo... who will I be?
Who will I be!
There's nothing I can't do
tak pernah ku merasa hawa seperti ini...
kau beri dan kau bagi semua marah dan candamu untukku...
tak pernah ku dihinggapi bahagia seperti ini...
aku jatuh hati...
tumbuhkan nyaliku untuk nyanyikan...
aku cinta...
sesaat tersenyum tapi kau pun terdiam dan berpaling biaskan laguku...
seolah tak tahu hanya kau yang kutuju...
kan ku nantikan hatimu mengiyakanku...
dapet dari temen...
itu lagu bukan sih ?
ato puisi ??
so sweet
Konnichiwa, minna...
Hikz
ak lagii sediihh bangedd
coz lappi ak tercinta ini harddisknya rusakk...
kata tukang serpis nya sii udah gga bisa dibenerin lagi..
jadi harus digantii...
padahal kode2 html gadget blogku (yang udah dihapus waktu ganti template dan belum sempet dibalikin lagi) ada di situ semuaa....
jadi,,,
banner2 kalian ilang semuaa... T.T
gomen nasai minna..
ak boleh minta lagi .... ????
hikz...
♦ jya~! matta!! ♦
Konnichiwa, minna...
O genki desu ka ??
hhe...
lama nggak update blog...
kali ini, mau ngaplod video....
bukan video biasa loh... hha xD
masa lalu Denny Darko the Mind Illusionist. *halaah... Darko lagi...
Hhe....
Tau nggak ? Dulu Denny Darko yang bernama asli Denny Multi Parmikoadi itu punya boyband loh. namanya BTboys. dibentuk bareng temen2nya di ITB. Di BTboys, Darko dijuluki dRok.
Ini ada 'video klip' dari mereka.
Wah...wahh...
ternyata emang dari dulu biasa tampil di depan kamera, di depan orang banyak... Pantesan performnya selalu baguz....
Hanny lop Darko ^^
♦ jya~! matta!! ♦
Pagi ini, kira-kira jam 5.30 pagi lah, aku buka lappy ku tersaiiang ini. Mau buka fesbuk dan blog. Awalnya sih, normal-normal aja. Nah, pas sampe di Welcome Screen (yang buad pilih user account itu loh) yang muncul bukan nama2 users tapi malah windows yang isinya catetan berjudul : "81u3f4nt45y - Surabaya in my birthday"
Mampus gue!!!
Lappy ku tersaiiang ini kena viruss Flu Babi!!! Eh,, Blue Fantasy maksudna. Tuh virus, katanya temenku, kerjaannya nge hidden folder-folder yang ada. Nah lo. File2ku penting semua!!! Fotonya Darko, Rain, Indera, Boris kan gag boleh ilangggg!!! Yah, selain itu juga,, banyak hand out biology di situ... Karena udah jam 6, aku nggak sempet ngecekin folder2ku.
Pas pulang sekolah, aku nyalain lagi lappy ku tersaiiangs... Masih ada note Blue Fantasy itu. Aku baca tuh note baek2... Kayaknya yang bikin virus ini lagi patah hati. Hmm... Miris...
Truz truz...
Aku nggak kepikiran buat ngecekin folderku. Lupa. Nah, pas aku mau aplod foto buat di post ke blog, baru aku sadar. Folderku nggak bisa dibuka semua!!! Hadehhhh.... Mumeddd.... Foto2 penting itu ilang semua.... Huwwweeennggg~~~~!!!!!! *nangis guling-guling*
Nggak mau!!! Nggak mau!!! Pokoknya balikin seperti semula!!! Kalo perlu,, GUE TUNTUT YANG BIKIN VIRUS BIAR DIMASUKIN PENJARA!!!!
Gimana nihh????? Nggak bisa dibuka semuaaaaa........!!!
Betewe,, kompiku yang dulu juga kena virus itu. tapi udah lama. Sekarang? Masih ada, tapi jarang dipake. Ya iyalah. Pentium 2, virusan pula! Siapa coba yang mau make'?
Ada yang tahu nggak cara ngilangin virus blue fantasy?
♠ jya~! matta!! ♠
…Titik Terang – Misteri Malam di Kaki Bukit Part II…
Jam menunjukkan pukul 11 malam. 6 jam sudah Rian dilaporkan menghilang. Tyo belum juga menghubungi. Semua masih menanti dengan cemas. Sunyi.
“Tim SAR juga belum nemuin Rian. Kita berdoa aja dulu,” kata Indera setelah dia selesai menelepon. Wajahnya tampak lelah, matanya sembab. Tentu saja dia panik, Rian adalah sahabat baiknya. Dia tak ingin terjadi sesuatu pada teman masa kecilnya itu.
Waktu terus berputar. Air mataku tak bisa berhenti mengalir. Rian pasti ketemu. Dia pasti selamat. Aku terus menenangkan diri. Sinta masih sibuk menghubungi handphone Tyo dengan panik. Matanya merah dan berair.
“Handphone Tyo nggak bisa dihubungi,” keluhnya. Wajah teman-teman semakin lesu. Air mataku semakin deras.
“Udah, Ta. Jangan nangis lagi. Rian pasti ketemu kok,” Nina mencoba menghiburku, meskipun dia sendiri juga cemas. Semua yang ada di villa komat-kamit, berdoa. Erni menyalakan televisi. Siapa tahu ada berita yang membantu.
“Headline News. Pemirsa, telah terjadi longsor di kawasan wisata Air Terjun Kaki Bukit.”
“Hei. Ini air terjun yang kita tuju tadi, kan?” tanya Erni cemas, “Rian pamit mau ke sana. Jangan-jangan…”
“Sshhhtt…” Indera mengisyaratkan Erni untuk diam. Wajahnya tampak serius.
Berita berlanjut, “Penduduk sekitar menemukan satu orang korban tewas tertimbun longsoran. Korban berusia sekitar 16 tahun dan diduga adalah pengunjung kawasan wisata ini.”
“Apa?!” semua temanku terperanjat. Termasuk aku.
“Identitas korban saat ini masih belum diketahui.”
Identitasnya belum diketahui. Belum tentu itu Rian. Nggak mungkin itu Rian. Aku memandang semua teman-temanku. Sepertinya mereka berpikiran sama denganku.
“Sin, coba kamu telepon lagi hape Tyo!” perintah Indera. Sinta menurut. Dia memencet tombol redial di hapenya. Semua menanti dengan cemas. Jauh lebih cemas dari sebelumnya. Sinta masih mencoba menghubungi. Tak lama kemudian, wajahnya tampak putus asa. Dia menggeleng lemas.
Satu jam menanti, Tyo tak juga menghubungi. Mataku sembab. Air mataku sudah kering, meski hatiku masih ingin menangis. Ya Tuhannnn… Selamatkan Rian…!!!
Tiba-tiba handphone Indera berdering. Ada pesan masuk. Dengan tergesa-gesa dia membukanya.
“SMS dari Tyo!” serunya.
“Apa isinya, Ndera???” tanya teman-teman, serempak.
From : Tyo
“Gw&tim SAR uda nemuin jejak Rian. Klian bdoa aja utk yg tbaek. D sni jrng ada sinyal. Gw g bs sring2 ngabarin lo”
“Dikirim jam 9 tadi. Kayaknya emang bener-bener susah cari sinyal di sana,” keluh Indera.
Tapi, teman-teman sudah agak tenang. Semoga saja satu petunjuk itu bisa membawa Tyo dan tim SAR ke Rian, dan Rian bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Tapi, aku masih belum bisa lega. Perasaanku benar-benar tidak enak.
“Minum dulu, Ta…” Nina menodorkan segelas air putih padaku. Aku meminumnya pelan-pelan. Mencoba untuk tenang.
Terdengar suara deru mobil mendekat ke villa. Tyo-kah? Aku mendongak, melihat ke luar jendela.
“Temen-temen! Itu Tyo dateng!!” seru Gita berjingkrak-jingkrak girang. Semua langsung berhamburan keluar dari villa.
“Yo! Gimana Yo, udah ketemu kan? Rian nggak pa-pa kan?” tanya Angel begitu sampai di mobil. Tyo mengangguk lemah. Wajahnya tampak sangat muram.
“Kenapa, Yo? Rian mana? Rian kenapa???” aku bertanya cemas. Tyo menghela napas. Perasaanku sangat tidak enak.
“Rian mana, Yo? Rian mana???” air mataku mengalir lagi. Aku melongok ke mobil ambulans yang ada di belakang mobil Tyo. Kenapa ada ambulans segala?
Dua orang petugas medis menurunkan sesuatu dari mobil. Tempat tidur?! Ah, ada sesuatu di atasnya. Tertutup kain putih.
Aku segera berlari ke arah ambulans dan membuka kain putih yang menutupi ‘sesuatu’ itu. Petugas medis yang ada di situ tak sempat mencegahku.
Begitu kubuka, tampak wajah seseorang yang sangat kukenal. Sangat ku sayangi. Sangat kurindukan. Aku tidak mampu lagi berdiri.
“Riiiiiiiaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!”
***
Aku terbangun. Kulihat sekeliling. Aku masih di kamar penginapan, rupanya. Kupegang dahiku. Basah dengan keringat. Ya Tuhan, ternyata aku mimpi buruk. Rasanya bener-bener nyata.
Aku masih mencoba mengatur napasku dan menenangkan diri saat hapeku berbunyi. SMS.
1 new message
Ree_yann^^
Syukurlah, kejadian itu benar-benar mimpi! Aku tersenyum girang. Kulihat jam di hapeku. Jam 16.04 tanggal 4 April. Sama dengan waktu Rian mengirim pesan kepadaku di mimpi itu. Kubuka pesannya.
From : Ree_yann^^
“Aku mau ngambil barang yang ketinggalan di air terjun dulu ya, Ta.”
Hah? Sama persis dengan yang ada di mimpiku. Aku segera merapikan rambutku dan berlari ke ruang tamu. Nina, Sinta, Erni, dan yang lainnya masih menonton televisi.
Tanpa banyak bicara, aku bertanya pada mereka, “Rian mana?”
“Rian? Ngapain kamu nyariin Rian?” Sinta menatap curiga. Astaga, aku lupa kalau dia juga menyukai Rian. Bodoh sekali aku bertanya padanya. Itu hanya akan memperburuk suasana.
“Oh, Rian tadi katanya mau keluar sebentar,” sahut Indera yang tiba-tiba muncul.
“Keluar? Ke mana?” Indera mengangkat bahu. Sinta masih menatapku curiga. Ah, bukan dia masalahku sekarang. Kulihat di sofa, handphonenya tertinggal. Lagi-lagi, sama dengan mimpiku.
Aku mencarinya keluar. Syukurlah, dia masih di sana. Tampaknya motornya bermasalah.
“Rian!” seruku. Aku segera berlari ke arahnya.
“Tata?”
“Syukurlah…!” seruku girang. Aku belum terlambat. Bisa-bisa, apa yang terjadi di mimpiku jadi kenyataan. Rian menatapku heran.
“Kamu nggak papa kan Yan?”
“Aku nggak papa. Emang seharusnya aku kenapa?” Rian tersenyum, tapi wajahnya masih keheranan.
“Nggak papa. Nggak papa. Kamu nggak papa kok!”
Aku berlutut di samping motor Vixion milik Rian, tersenyum bahagia dan lega.
“Kamu jangan kemana-mana ya! Kamu di sini aja. Please, jangan balik ke air terjun, ya! Please!” pintaku.
Rian berjongkok di sebelahku. Tersenyum, dan mengacak-acak rambutku.
“Iya… Iya… Aku nggak akan kemana-mana. Kenapa senyum-senyum gitu sih? Dasar anak aneh,” Rian mengacak-acak rambutku sekali lagi.
***
Jam menunjukkan pukul 11.30 malam. Televisi di ruang tamu villa masih menyala. Aku penasaran dengan mimpiku. Apakah di daerah itu benar-benar akan terjadi longsor?
Nina tertidur di sofa. Tadi dia kuminta menemani aku. Yah, bukan meminta, tapi memaksa.
“Headline News. Pemirsa, telah terjadi longsor di kawasan wisata Air Terjun Kaki Bukit. Dilaporkan dua rumah warga tertimbun longsoran. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut…”
Aku terbengong-bengong di depan televisi. Bagaimana mungkin kejadian yang ada di mimpiku sama persis dengan yang terjadi sekarang? Kecuali tentang Rian, tentunya.
Apa mimpi itu sebuah pertanda? Mungkin saja…
***
…Perpisahan Kelas – Misteri Malam di Kaki Bukit - Last Part…
Hari ini hari terakhir kami liburan di sini. Kejadian di mimpi itu masih terngiang di pikiranku. Aku jadi lebih sering mengirim SMS ke Rian, hanya untuk menanyakan keberadaannya. Yah, mungkin aku terlalu protektif padanya, mengingat dia bukan cowokku. Ah, maksudku, ‘belum jadi’ cowokku. Boleh kan aku berharap? :-P
Malam ini, kami akan mengadakan pesta syukuran kecil-kecilan. Tentu saja, masih dalam batas normal. Kami kan, hanya pisah kelas…
Pesta dimulai. Teman-teman duduk melingkar. Tumpeng mewah bikinan anak-anak yang ikut kelas Tata Boga sudah disiapkan di tengah lingkaran. Setelah berdoa, si tumpeng yang malang langsung hancur dijamah anak-anak.
“Duk… Duk…” seseorang memukul microphone. Yang lain langsung menoleh ke arah speaker. Ternyata yang membunyikan mik-nya adalah Rian.
Sementara yang lain teralih perhatiannya ke Rian, Indera mengambil kesempatan. Dia mengambil banyak-banyak lauk yang ada. Dasar cacingan.
“Eerrr… Temen-temen…” kata Rian, menghela napas sejenak, “gue mau nembak seorang cewe yang gue suka, saat ini juga.” Astajim… Tudepoin ni orang… Aku kali ya? Hehehe… Begitu pikirku. Semuanya bersorak, “ciieeeeee………”
Si cacingan Indera tiba-tiba sudah berada di samping Rian. Dia bertanya setengah berteriak, memprovokatori teman-teman, “Jadi, siapa cewek yang beruntung ngedapetin pangeran kelas kita ini?”
“Hhuuuuuuu………………”
“Sshh… Tenang semua. Sejak gue ngeliat dia, waktu MOS awal tahun ini,” katanya –Sinta langsung lemas, nggak mungkin dia. Dia kan teman sejak SMPnya-, “gue langsung suka sama dia. Dia baik banget ke gue. Dia yang selama ini jadi motivasi gue biar bisa jadi lebih baek,” dia menghela napas sejenak, “ Jadi, Lo mau nggak jadi pacar gue… TALITHA?”
“Ciiiieeeeeeeeeeeeeeeee………………………………..!!!!!!!!!!!”
Hah? Kepalaku rasanya berputar. Jantungku berdebar keras. Wajahku memerah.
“Hah? Aku?”
“Iya, kamu mau nggak?” dia terlihat sungguh-sungguh. Wajah imutnya terlihat sangat berharap.
“A-aku……”
Yah, kalian tau jawabannya kan??? :-P
♠ jya~! matta!! ♠
====================================================
PS : Haha... Gimana? ceritanya nggak banget yha??? Cerita ini terinspirasi dari pengalaman pribadi ku sendiri, lho... cuma diganti namanya. aku pernah mimpi salah seorang temenku,,yha,,kayak mimpinya Tata itulah. seharian nggak bisa tenang. sampe2 aku sms tuh orang. dia di mana. haha... nggak banget yha aku ini ........
...hilangnya Rian - Misteri Malam di Kaki Bukit Part 1...
“Duuh… capek…” aku menhapus peluh di keningku. Mentari tepat di atas kepala.
“Minum?” kata Rian sambil menyodorkan botol berisi 1,5 liter air minum. Matanya yang bersinar menatapku.
“Ah, nggak usah. Nanti aja,” aku segera memalingkan muka. Takut wajahku yang memerah terlihat olehnya. Dasar bodoh! Pikirku dalam hati. Sifat sok cool-ku muncul lagi. Aku segera melanjutkan jalanku. Rian berjalan di depanku. Semakin ke atas, jalannya semakin licin. Beberapa kali aku hampir jatuh terpeleset. Untungnya, Rian selalu menggandengku agar tidak terjatuh. Gyaaa~~! Aku semakin meleleh.
Kami sekelas sedang liburan ke sebuah air terjun di kabupaten Magetan. Itung-itung, perpisahan kelas. Kami akan naik ke kelas XI. Aku benar-benar berharap bisa sekelas dengannya.
“Ta, sini. Sendal kamu biar aku bawa. Ntar kepleset lagi,” kata Rian setelah aku terpeleset untuk kesepuluh kalinya. Aku tersipu. Kali ini, aku mengiyakan. Aku nggak mau terpeleset dan merepotkannya lagi. Aku berjalan paling belakang. Teman-temanku semua sudah ada di depan.
Karena itu, Rian memutuskan untuk menungguku.
Benar juga kata dia. Lebih mudah mendaki tanpa sandal. Atau mungkin karena jalannya sudah tidak terlalu licin? Ah, masa bodoh. Yang penting, ini berkat dia.
Samar-samar, terdengar suara gemercik air. Ah, sudah hampir sampai. Aku tersenyum girang.
Tiba-tiba, Rian menyahut, seolah tahu apa yang kupikirkan.
“Bukan itu air terjun yang kita tuju. Masih agak ke atas.”
Aku nyengir ke arahnya. Itu memang bukan jawaban yang ku harapkan. Tapi, ‘air terjun masih jauh’ berarti ‘kesempatanku bersama Rian jadi lebih banyak’. Aku mulai senang lagi.
Setelah mendaki selama 15 menit, akhirnya sampai juga ke air terjun itu. Uwaa…
Pemndangannya indah sekali… Dikelilingi tebing-tebing yang menjulang tinggi, air yang mengalir seperti jembatan ke langit. Subhanallah…
Teman-teman sudah sibuk dengan pistol airnya. Saling menembakkan satu sama lain. Asyiknya… Tapi aku masih capek. Jadi kuputuskan untuk beristirahat sejenak.
Baru satu menit bersantai menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan ini, ada yang menyemprotkan air ke leherku.
Dingin! Aku terlonjak kaget. Di belakangku, Rian terkekeh dengan manisnya. Matanya berkilat-kilat lucu. Bajunya sudah basah terkena air. Sebuah pistol air bertengger di tangannya.
“Riaaannn~~!!!”
“Tata, ayo gabung! Seru loh!!” katanya sambil berjalan ke arah teman-teman.
Aku tersenyum licik dan mengambil pistol air di tas. Pistol yang masih kosong segera kuisis dengan air dan menembakkannya ke Rian.
“Wooa!” dia kaget dan menoleh ke belakang. Aku terkikik geli. Imut banget wajahnya. Wajahku bersemu merah. Sejurus kemudian, kami terlibat dalam perang air yang seru. Kami tertawa-tawa bersama. Tak puas, aku ambil botol ‘peluru’ pistolku dan menyiramkannya ke Rian. Dia tersenyum pasrah. Air di pistolnya habis. Wajah memelasnya yang lucu lagi-lagi membuatku deg-degan. Riannn… Kamu kok imut banget sih?
Aku segera bergabung dengan teman-teman. Sementara Rian masih tersenyum sambil mengacak-acak rambutnya yang basah. Astaga… Lagi-lagi aku mengaguminya.
Setelah hampir satu jam bersenang-senang, kami pun kembali ke penginapan. Kali ini, Rian memintaku untuk jalan duluan. Katanya, lebih baik kalau aku jalan bersama teman-teman yang lain. Daripada tertinggal seperti tadi.
Aku menurut, segera bergabung dengan yang lain. Kulihat Rian masih mengobrol dengan teman-temannya. Aku tersenyum.
♠♠♠
Malamnya, aku sedang bermain dengan laptopku di kamar penginapan. Untung aku bawa Telkomsel Flashku. Segera kuperbarui status Facebookku : “habis menikmati hari yang menyenangkan! It’s the happiest day in my life ever!”
“Tok…Tok…” seseorang mengetuk pintu kamar.
“Tata, aku masuk ya…” Nina nongol dari pintu kamar. Dasar, belum juga dipersilahkan udah masuk duluan.
“Cie cie… Yang abis jalan bareng sama Rian… Suit suit…!” kata Nina.
“Jangan ngawur kamu. Aku abis ngerepotin dia nih!”
“Ah, udahlah… Kamu seneng kan…?” wajahku memerah.
“Ninaa~~~!!!” aku melempar bantal ke arahnya. Dia balas melemparku dengan guling.
“Idihhh….. Malu malu mau nihhh…. Ahahahahaha…”
“Eh… Dasar ember… Temen-temen denger bisa gawat…!!!”
“Dok…dok…dok…!!!” Pintu kamar diketuk keras. Aku dan Nina kaget bukan main.
“Ta! Talitha! Ta, gawatt!!!” suara Erni terdengar panik. Aku segera membuka pintu.
“Ada apa Er?” tanyaku. Aku mulai cemas. Ada apa ini? Nggak biasanya Erni panik seperti ini.
“Rian nggak ada!!!”
“Apa?!” aku kaget bukan main. Panik, takut, tak percaya. Nina menyahut, “Mungkin dia jalan-jalan? Telpon hapenya!”
“Nggak! Tyo dekaka udah nyari kemana-mana nggak ketemu…! Motornya Rian ada di depan. Hapenya juga ketinggalan di ruang tamu villa. Lo tau nggak Ta, kira-kira dia ke mana?” Tanya Erni panik.
Aku mencoba mengingat-ingat. Jam 4 sore tadi, dia sms aku. Belum sempat aku mengambil hape, Nina membuka inbox hapeku.
From : Ree_yann^^
“Aku mau ngambil barang yang ketinggalan di air terjun dulu ya, Ta.”
“Dia ke air terjun, Ta???” Tanya Nina tak percaya.
“Yang bener lo? Kan udah malem, kok elo nggak nyegah dia sih? Bahaya tau!” Erni malah memarahiku. Aku sempat berpikir, kenapa mereka memarahiku? Memang aku siapanya Rian?
Tiba-tiba Sinta muncul.
“Tyo tadi telpon aku. Katanya dia nemu jaketnya Rian di aliran sungai air terjun!”
Kakiku lemas. Nggak mungkin Rian………
♠♠♠
to be continued
dimek-ap dulu sebelum perform. duh,, imutt bngett ......THE MASTER
Oii...
Liat the master kemaren (29/5) nggak???
[komentator TM mode : ON]
duhh...
kandidat the master season 3 kali ini aneh-aneh banget ya orangnya...mengecewakan... gag ada yang sehebat Joe Sandy dan Denny Darko.........
Si Krisnaji the Avatar Magician yang mampu menguasai 5 elemen alam *setauku kok cuma 4 ya?*. Sekilas, show-nya mirip2 Limbad... *penampilannya ala dukun gitu jadi ilfil*
truz si Ronald Ricardo the Soldier of Mentalism yang bermaksud menggabungkan kekuatan pikiran mentalist dengan kekuatan militer. Public speakingnya kurang bagus menurutku... *eh, dia cowoknya Angelina Zhi lho*
si Fabian the Funky Magician yang mampu membaca gerak tubuh seseorang. Mirip-mirip Denny Darko, lah. *tapi tetep Denny Darko is the Best* Tapi, menurut beberapa orang, kurang punya karakter. Penampilannya ala skater, sama sekali nggak mencerminkan seorang mentalist.
Rizuki, Princess of Magic. Satu-satunya kandidat wanita di TM3. Menganut aliran classic magic. Cukup berpotensi jadi The Next master. *ini yang aku suka... belum pernah ada Master cewek...*
Duo Dibo - Si Dinno yang rada-rada girlish *menurutku* sama Borris yang mirip Demian Aditya.- si comedy magician yang bagiku cukup garing. jujur aku nggak tau aliran magic mereka berdua apa. kegnya sih classic;
Satu lagi, Bayu Gendeng... Magician campuran Bali-Jogja *katanya* yang ...yah...menurutku nggak segendeng Joker (TM2 - tersisih di War of Magic). Public speechnya paling bagus diantara kandidat lain. Tapi emang orangnya rada2 aneh. Menggabungkan trik sulap dengan tari bali (lho?). Banyak juga yang ngedukung orang ini jadi The Master.
Hmmm...
Kalo kalian liat sendiri, penampilan mereka berenam emang aneh-aneh... Sangat-sangat aneh... mungkin karena salah satu syarat di audisi kemaren adalah : 'mempunyai penampilan yang khas' yang disalah artikan menjadi 'mempunyai penampilan yang aneh dan lain dari yang lain'
Kalo aku liat penampilan pertama mereka kemaren, buatku yang layak jadi The Master cuma Rizuki... Kecepatan tangannya nggak kalah sama Rhomedal Aquino. Wajahnya juga manis, berpotensi dapet suara dari para cowok...
[komentator TM mode : OFF]
akhir-akhir ini fesbukku aneh...
kalo pas di halaman Profile, temen2ku nggak bisa komen di statusku... Ini kenapa ya??
Aku juga dah coba komen di profil temenku yang laen, juga nggak bisa komen.
Trus,, kalo ada yang komen di status atau post-ku, nggak ada notification...
ada apa sih???
lagi,,
tag-nya error... nggak bisa ngetag orang yang ada di bagian kanan foto...
Jadi musti di rotate dulu sebelum ngetag. bener-bener nggak praktis.......
apa ada trouble ya??
merugikan banget nih..
NAKAYOSHI
gawaddd!!! aku belum beli nakayoshi bulan mei!!! padahal ini mau bulan juni. Duh,, aku cari di mana-mana nggak ada...
besok ke jogja ahh... beli komik baru...
udah deh gitu dulu aja....
♠ jya~! matta!! ♠
okehh...
kali ini hanny mo ngaplod gambar yang udah hanny bikin...
yang terbaru...
karakter chibi dari angelina zhi the master...
sebenernya hanny juga gambar denny darko versi chibi, tapi ngga mirip...
ya udah,, ci angel ajah...
maaf kalo ngga mirip... namanya juga orang berusaha....
ini masih belum selesai.....
tapi,, mumpung lagi mood diaplod aja......